Beranda / Pemerintahan / Lewat Program “Bunga Desaku”, Bupati Gus Fawait Motivasi Ribuan Siswa SMPN 1 Mayang Berani Kuliah dan Wujudkan Cita-cita

Lewat Program “Bunga Desaku”, Bupati Gus Fawait Motivasi Ribuan Siswa SMPN 1 Mayang Berani Kuliah dan Wujudkan Cita-cita

Jember,Baratapersada.Com

Bupati Jember Gus Fawait menggelar kegiatan “Bunga Desaku” di SMP Negeri 1 Mayang. Yang beralamatkan di Jalan Mumbulsari No.1, Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember

Acara dihadiri Bupati Jember Gus Fawait, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Kepala SMPN 1 Mayang Ibu Rusmiatiningsih, S.Pd., M.M., ratusan guru ngaji, tokoh masyarakat, serta ribuan siswa SMP dan sederajat se-Kecamatan Mayang. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2026

Program “Bunga Desaku” bertujuan agar pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga, memotivasi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta menekan angka stunting dan pernikahan dini di desa.

Dalam pidatonya, Bupati Gus Fawait berpesan agar siswa berani kuliah. “Kuliah tidak hanya untuk mengejar gelar, tetapi untuk membentuk pola pikir kritis, mudah beradaptasi dan mampu mengambil keputusan,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan 3 poin utama:

1.Perjuangan Orang Tua: Keberhasilan pendidikan tidak lepas dari pengorbanan orang tua yang ingin memberikan masa depan terbaik.

2.Bantuan Pendidikan : Pemkab Jember berkomitmen memberikan fasilitas beasiswa agar anak-anak dari desa bisa melanjutkan kuliah dan meraih cita-cita.

3.Pendekatan Birokrasi: “Bunga Desaku” dilaksanakan agar pemerintah memotong rantai birokrasi yang panjang dan langsung mendengar keluhan masyarakat.

Kepala SMPN 1 Mayang, Ibu Rusmiatiningsih, S.Pd., M.M. mengapresiasi kehadiran Bupati di sekolah yang berada di desa.

“Kami sangat apresiasi soal stunting yang disampaikan Bupati. Kami selalu memotivasi anak-anak untuk semangat belajar. Semakin tinggi ilmunya, wawasan dunia luar akan semakin bertambah,” ujarnya.

Terkait pernikahan dini, Ibu Rusmiatiningsih juga menyampaikan sekolah terus memberikan wawasan. “Semakin rajin belajar dan sekolah tinggi, apalagi sekarang ada program beasiswa dari Pemkab Jember, anak-anak semakin semangat. Secara otomatis pernikahan dini akan berkurang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *