SIDOARJO//Barata Persada .com Peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 menjadi momentum yang sarat makna. Bukan sekadar bertambahnya usia sebuah partai politik, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ucapan selamat dan doa terbaik pun datang dari dr.dr. Andre Yulius, M.Pd., M.H., CLAP, sosok yang dikenal masyarakat sebagai Dokter Idola Rakyat sekaligus CEO PT. Andre Raja Nusantara (ARN), perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Bersama istri tercinta, Yosie Iriyanti, A.Md., ia menyampaikan harapan agar PKB terus menjadi kekuatan politik yang lahir dari nurani rakyat dan mengabdi sepenuh hati kepada bangsa.
Dalam keterangannya, dr.dr. Andre Yulius mengatakan bahwa usia ke-28 merupakan simbol kedewasaan dan kematangan dalam menjalankan amanah. Menurutnya, sebuah partai besar akan dikenang bukan karena lamanya berdiri, tetapi karena seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat.
“Atas nama keluarga besar kami, saya bersama istri mengucapkan Selamat Hari Lahir PKB ke-28. Semoga PKB senantiasa diberi kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan untuk terus menjadi pelayan rakyat yang amanah, menjaga warisan perjuangan para ulama, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil,” ujar Andre Yulius.
Ia menilai, Indonesia membutuhkan pemimpin dan partai politik yang tidak hanya kuat dalam gagasan, tetapi juga memiliki hati untuk mendengar keluh kesah rakyat. Baginya, politik sejatinya adalah jalan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan.
“Rakyat tidak hanya membutuhkan janji, tetapi juga kehadiran. Mereka membutuhkan kepedulian, keberanian mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan umum, serta ketulusan dalam melayani. Itulah nilai yang harus terus dijaga oleh setiap insan politik,” tuturnya.
Sebagai seorang dokter sekaligus pelaku usaha yang bergerak di bidang kesehatan lingkungan, Andre Yulius menegaskan bahwa kemajuan bangsa harus dibangun di atas fondasi kesejahteraan masyarakat, kesehatan lingkungan, dan semangat gotong royong.
“Pembangunan akan memiliki arti apabila rakyat dapat merasakan manfaatnya. Lingkungan yang sehat, pelayanan kesehatan yang baik, kesempatan ekonomi yang terbuka, serta kehidupan sosial yang harmonis adalah cita-cita yang harus terus diperjuangkan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Yosie Iriyanti berharap momentum Harlah PKB ke-28 dapat menjadi penguat semangat seluruh kader untuk semakin dekat dengan masyarakat serta menghadirkan kepedulian melalui kerja nyata.
“Semoga PKB terus menjadi rumah perjuangan yang membawa kesejukan, merawat persaudaraan, dan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Karena sebesar apa pun sebuah organisasi, nilai sejatinya terletak pada manfaat yang dirasakan rakyat,” ungkapnya.
Di penghujung pernyataannya, dr.dr. Andre Yulius mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Harlah PKB sebagai momentum memperkuat persatuan, mengedepankan nilai kemanusiaan, serta membangun Indonesia melalui kolaborasi dan semangat pengabdian.
“Selamat Harlah PKB ke-28. Semoga setiap langkah perjuangan selalu menjadi jalan pengabdian, setiap keputusan menjadi harapan bagi rakyat, dan setiap karya menjadi amal kebaikan untuk bangsa. Teruslah tumbuh bersama rakyat, menjaga amanah para ulama, serta menjadi cahaya yang menerangi perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih adil, makmur, dan bermartabat,” pungkasnya.
Peringatan Harlah PKB ke-28 menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah partai politik tidak hanya diukur dari perjalanan sejarahnya, tetapi juga dari ketulusannya dalam mendengarkan suara rakyat. Doa dan harapan yang disampaikan dr.dr. Andre Yulius dan Yosie Iriyanti menjadi cerminan harapan masyarakat agar setiap langkah politik selalu berorientasi pada kemaslahatan, persatuan, dan kesejahteraan bersama.





