Beranda / Uncategorized / Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Pasang Papan Edukasi “Kenali Waktu Terurai Sampah, Jaga Lingkungan

Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Pasang Papan Edukasi “Kenali Waktu Terurai Sampah, Jaga Lingkungan

Baratapersada.com-Metro Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 68 Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan pemasangan papan edukasi bertema “Kenali Waktu Terurai Sampah, Jaga Lingkungan” pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00–17.00 WIB tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

 

Kegiatan melibatkan Ketua RW, Ketua RT, masyarakat sekitar, serta mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati. Warga menyambut kegiatan dengan antusias dan turut menyaksikan proses pemasangan papan edukasi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai informasi yang disampaikan.

 

Sebelum pemasangan papan dilakukan, mahasiswa terlebih dahulu memberikan edukasi mengenai jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, perkiraan waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai, dampak sampah terhadap lingkungan, serta langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi pencemaran.

 

Mahasiswa menjelaskan bahwa setiap jenis sampah memiliki karakteristik dan waktu terurai yang berbeda. Sampah plastik, misalnya, membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai sehingga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama Ketua RW dan Ketua RT menentukan lokasi pemasangan papan yang mudah terlihat dan dapat diakses oleh masyarakat. Papan edukasi kemudian dipasang dengan memuat informasi mengenai perkiraan waktu terurai sejumlah jenis sampah, seperti plastik, kaleng, kertas, styrofoam, dan bahan lainnya.

 

Selain memberikan informasi, mahasiswa juga mengajak masyarakat membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah berdasarkan jenis, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

 

Ketua KKL-PPM Kelompok 68 Universitas Malahayati, Nanda Kurniawan, mengatakan bahwa program tersebut merupakan upaya sederhana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah di lingkungan sekitar.

 

“Kami berharap kegiatan pemasangan papan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan mengetahui waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan dan membuang sampah,” ujar Nanda Kurniawan.

 

Ia juga berharap masyarakat mulai membiasakan diri memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, Ketua RW 01, Ribowo, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati. Menurutnya, papan edukasi tersebut dapat menjadi media informasi sekaligus pengingat bagi masyarakat.

 

“Kami menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati yang telah melaksanakan kegiatan pemasangan papan edukasi ini. Informasi mengenai waktu terurai sampah sangat bermanfaat karena masih banyak warga yang belum mengetahui berapa lama sampah dapat terurai di lingkungan,” kata Ribowo.

 

Ia berharap keberadaan papan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.

 

Salah seorang warga RW 01 yang mengikuti kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, informasi mengenai waktu terurai sampah memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat.

 

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi mengetahui bahwa sampah seperti plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Dengan adanya papan edukasi ini, kami menjadi lebih mudah mengingat pentingnya membuang dan mengelola sampah dengan baik,” ujarnya.

 

Nanda Kurniawan menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.

 

“Kami berharap program ini menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Papan edukasi yang telah dipasang bukan hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai pengingat agar masyarakat mulai mengubah kebiasaan dalam mengelola sampah,” tambahnya.

 

Antusiasme masyarakat terlihat dari perhatian warga terhadap informasi yang terdapat pada papan edukasi. Sejumlah warga juga aktif bertanya mengenai waktu terurai berbagai jenis sampah dan cara pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.

 

Melalui program “Kenali Waktu Terurai Sampah, Jaga Lingkungan”, mahasiswa KKL-PPM Kelompok 68 Universitas Malahayati berharap edukasi tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah lingkungan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *