baratapersada.com
Sidoarjo// Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung penuh khidmat dan meriah di SMPN 2 Porong, Kabupaten Sidoarjo, Senin (24/8/2026), bertepatan dengan 11 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Mengusung tema “Semarak Maulid”, kegiatan tersebut diisi dengan berbagai lomba serta kreasi Islami yang melibatkan para siswa. Suasana peringatan semakin semarak dengan penampilan kreatif dan kegiatan bernuansa religi yang menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan generasi muda kepada Nabi Muhammad SAW.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo sekaligus Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I. Kehadiran Rizza menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan karakter generasi muda di lingkungan sekolah.
Dalam pernyataannya, H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mengenalkan dan menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada para pelajar.
“Maulid Nabi Muhammad SAW harus kita jadikan momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada generasi muda. Anak-anak kita bukan hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, santun, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Rizza.
Menurutnya, kegiatan lomba dan kreasi Islami yang digelar sekolah memiliki nilai positif karena dapat menjadi ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitasnya sekaligus memperkuat pendidikan karakter.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak bisa belajar tentang kebersamaan, keberanian, sportivitas dan kreativitas. Yang paling penting, semangat Maulid Nabi dapat menginspirasi mereka untuk menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Porong Kabupaten Sidoarjo, Fanti Agustina, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan “Semarak Maulid” merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan yang edukatif dan menyenangkan.
Fanti mengatakan, peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan di sekolah saja, tetapi mampu memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa memperingati Maulid Nabi bukan hanya tentang kemeriahan acara, tetapi bagaimana kita mengambil keteladanan dari Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, kepedulian dan kasih sayang harus terus kita tanamkan kepada peserta didik,” ungkap Fanti.
Ia menambahkan, berbagai lomba dan kreasi Islami sengaja dikemas agar para siswa dapat mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara siswa, guru dan seluruh keluarga besar SMPN 2 Porong.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 2 Porong pun menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan Rasulullah SAW. Di tengah perkembangan zaman dan tantangan generasi muda, pendidikan karakter dan akhlak dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkepribadian mulia.
Semangat “Semarak Maulid” akhirnya bukan sekadar kemeriahan dalam sebuah acara, melainkan menjadi pesan bersama bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan melalui perilaku, akhlak dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat tersebut, SMPN 2 Porong berharap para siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berprestasi, berakhlak mulia serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan agama.






