barattapersada.com
Sidoarjo// Perubahan komposisi pimpinan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sidoarjo mewarnai Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo, Senin (31/8/2026) sore. Di balik pergantian tersebut, terselip pesan penting tentang regenerasi dan tekad menghadirkan wajah baru perjuangan politik yang semakin dekat dengan masyarakat.
Dalam penyegaran struktur tersebut, posisi Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo yang sebelumnya ditempati M. Dhamroni Chudlori kini dipercayakan kepada Achmad Muzayyin. Sedangkan jabatan Sekretaris Fraksi PKB diberikan kepada Abud Asyrofi.
Pergantian ini dinilai bukan semata-mata perpindahan posisi di internal fraksi. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kader sekaligus upaya memperkuat kinerja Fraksi PKB dalam mengawal kepentingan masyarakat Sidoarjo.
Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari arahan DPW PKB Jawa Timur. Menurutnya, regenerasi merupakan sesuatu yang harus dilakukan agar roda organisasi terus bergerak dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Ya, regenerasi saja. Generasi baru ini muda dan energik. Sekarang diharapkan bisa membawa dan mengawal aspirasi dari teman-teman fraksi dengan jauh lebih semangat,” kata Rizza Ali Faizin atau yang akrab disapa Gus Rizza.
Menurut Gus Rizza, hadirnya generasi muda di jajaran pimpinan fraksi diharapkan membawa semangat baru dalam menjalankan fungsi DPRD. Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan wakil rakyat yang hadir ketika rapat berlangsung, tetapi juga membutuhkan wakil rakyat yang mau mendengar, memahami dan memperjuangkan persoalan mereka.
Bagi PKB Sidoarjo, keberadaan Fraksi PKB di DPRD harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Fraksi tidak boleh hanya menjadi bagian dari dinamika politik di gedung parlemen. Sebaliknya, fraksi harus membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan, harapan maupun persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
“Fraksi harus menjadi garda terdepan tempat masyarakat mengadu, bukan sekadar pelengkap lembaga politik,” tegas Gus Rizza.
Semangat tersebut salah satunya diwujudkan melalui program Jumat Fraksi. Melalui program itu, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan secara langsung.
Aspirasi warga, kata Gus Rizza, tidak boleh berhenti sebagai catatan atau sekadar didengar. Persoalan yang disampaikan masyarakat harus dikawal dan diperjuangkan melalui jalur yang dimiliki anggota DPRD agar dapat ditemukan jalan keluar yang nyata.
“Melalui wadah itu, setiap keluhan warga tidak berhenti di meja dengar pendapat, melainkan ditindaklanjuti hingga menemukan solusi konkret untuk warga Sidoarjo,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penting karena politik pada hakikatnya bukan hanya berbicara tentang kursi dan kekuasaan. Politik seharusnya menjadi jalan untuk memperjuangkan kehidupan masyarakat agar semakin baik.
Ketika seorang warga datang membawa persoalan, di situlah wakil rakyat diuji. Ketika masyarakat menyampaikan keluhan, di situlah kepedulian harus dibuktikan dengan tindakan.
Karena itu, masuknya figur muda dalam jajaran pimpinan Fraksi PKB Sidoarjo diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara parlemen dan masyarakat. Energi generasi muda diharapkan dapat menghadirkan cara kerja yang lebih cepat, terbuka dan responsif terhadap perkembangan persoalan di tengah masyarakat.
Pergantian pimpinan Fraksi PKB ini sekaligus menjadi bagian dari penataan dan konsolidasi organisasi menuju agenda politik yang lebih besar. Pemilu 2029 mulai dipandang sebagai momentum yang harus dipersiapkan sejak jauh-jauh hari dengan memperkuat kaderisasi, soliditas dan kedekatan dengan rakyat.
PKB Sidoarjo berharap proses regenerasi tersebut tidak hanya melahirkan pemimpin-pemimpin muda di internal partai, tetapi juga menghadirkan semakin banyak kebijakan dan perjuangan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab, pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang wakil rakyat bukan hanya seberapa besar kekuatan politik yang dimiliki, melainkan seberapa banyak persoalan rakyat yang mampu diperjuangkan dan seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Dengan hadirnya Achmad Muzayyin sebagai Ketua Fraksi dan Abud Asyrofi sebagai Sekretaris Fraksi, PKB Sidoarjo menatap babak baru dengan optimisme. Energi muda diharapkan menjadi kekuatan untuk membuat Fraksi PKB semakin dekat dengan rakyat sekaligus semakin siap menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
“Sekaligus mengukuhkan kesiapan PKB Sidoarjo menghadapi pertarungan politik dalam Pemilu 2029 mendatang,” pungkas Gus Rizza.






