Beranda / Daerah / Lippo Mall Sidoarjo Bergetar! Gemuruh Rebana dan Sholawat Banjiri Peringatan Harlah PKB ke-28

Lippo Mall Sidoarjo Bergetar! Gemuruh Rebana dan Sholawat Banjiri Peringatan Harlah PKB ke-28

Festival Rebana Cinta Sholawat DPC PKB Sidoarjo memperingati Harlah PKB ke-28 dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ribuan jamaah memadati Lippo Mall, membawa nuansa religius ke tengah ruang publik.

baratapersada.com

Sidoarjo// Bukan suara musik modern, bukan hiruk-pikuk transaksi belanja yang biasanya memenuhi . Minggu (13/9/2026), suasana pusat perbelanjaan itu justru berubah menjadi lautan sholawat.

Ribuan jamaah memadati area Lippo Mall Sidoarjo dalam Festival Rebana Cinta Sholawat yang digelar DPC PKB Sidoarjo. Tabuhan rebana berpadu dengan lantunan sholawat, menciptakan atmosfer religius yang begitu kuat di tengah ruang publik.

Festival tersebut digelar dalam rangka memperingati Harlah PKB ke-28 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW.

Yang membuat kegiatan ini berbeda, sholawat sengaja dibawa ke ruang yang selama ini identik dengan aktivitas belanja dan hiburan modern.

Ketua DPC PKB Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar festival, melainkan upaya mendekatkan nilai-nilai religius kepada masyarakat dalam ruang kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin nge-mall-kan sholawat, sekaligus men-sholawatkan mall. Sholawat tidak harus berada di ruang yang eksklusif. Di ruang publik pun kita bisa bersholawat, bersilaturahmi dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujar Rizza di sela-sela acara.

Pesan itu seolah menemukan bentuknya di lokasi. Ribuan orang larut dalam lantunan sholawat. Sekat antara aktivitas modern dan tradisi keagamaan pun terasa mencair.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Subandi, jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo, KMB, DPC PB Sidoarjo serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah.

Gemuruh rebana dan lantunan sholawat membuat ruang pusat perbelanjaan tersebut berubah menjadi panggung kebersamaan. Bukan hanya meriah, tetapi juga menghadirkan suasana penuh kehangatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Bagi PKB Sidoarjo, momentum Harlah PKB dan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni. Ada pesan yang ingin ditegaskan: politik juga bisa hadir dengan wajah yang ramah, humanis dan menyejukkan.

Rizza yang juga Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu menilai politik tidak selamanya harus identik dengan ketegangan dan perbedaan.

“Kita ingin politik menjadi ruang yang menggembirakan, bukan menegangkan. Dari sini kita belajar bahwa bersholawat, bersilaturahmi dan berbuat baik bisa dilakukan bersama-sama di mana saja,” pungkas Gus Rizza.

Minggu itu, Lippo Mall Sidoarjo bukan sekadar menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Ia berubah menjadi ruang tempat ribuan hati bertemu dalam satu lantunan: sholawat dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *