KH. M. Zainal Abidin berharap kepengurusan PKB Sidoarjo masa khidmat 2026–2031 mampu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan menghadirkan kemanfaatan serta kemaslahatan bagi warga Sidoarjo.
Sidoarjo// Ada pesan yang terasa berbeda ketika disampaikan seorang kiai. Tidak banyak kata, tetapi setiap kalimatnya menyimpan harapan tentang bagaimana sebuah perjuangan politik seharusnya dijalankan.
Pesan itulah yang disampaikan KH. M. Zainal Abidin, Ketua PCNU Sidoarjo, kepada jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo masa khidmat 2026–2031.
Dengan suara teduh namun penuh penekanan, KH. Zainal Abidin menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan baru PKB Sidoarjo mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Saya Muhammad Zainal Abidin, Ketua PCNU Sidoarjo, menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran pengurus cabang PKB Sidoarjo masa khidmat 2026–2031.”
Namun, ucapan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni.
Ada pesan yang jauh lebih dalam: kekuatan politik harus diterjemahkan menjadi kemanfaatan bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan hadirnya PKB benar-benar bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat Sidoarjo, bisa bersinergi kepada seluruh elemen yang ada di masyarakat.”
Kata kemanfaatan menjadi benang merah pesan Ketua PCNU Sidoarjo tersebut.
Sebab politik pada akhirnya bukan hanya tentang struktur, jabatan, maupun kontestasi. Politik juga menyangkut bagaimana keputusan dan kebijakan yang lahir dari proses politik dapat menyentuh kehidupan masyarakat.
Karena itu, KH. Zainal Abidin kembali menegaskan harapannya agar keberadaan PKB benar-benar menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Sidoarjo.
“Dan hadirnya benar-benar memberikan kemaslahatan kepada masyarakat Sidoarjo.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran pengurus DPC hingga DPAC PKB agar kedekatan dengan masyarakat tidak berhenti pada momentum politik.
Justru setelah struktur organisasi dikukuhkan, tanggung jawab pengabdian menjadi semakin besar.
Semakin kuat organisasinya, semakin besar pula tuntutan khidmahnya.
Di penghujung pesannya, KH. Zainal Abidin memberikan doa dan harapan kepada seluruh jajaran pengurus yang akan menjalankan amanah organisasi untuk periode 2026–2031.
“Selamat berjuang, selamat berkhidmat. Mudah-mudahan menjadi catatan indah dalam perjalanan DPC PKB Sidoarjo.”
Kalimat itu menjadi penutup yang sederhana, tetapi sekaligus menyimpan pesan moral yang kuat.
Bahwa setiap amanah organisasi pada akhirnya akan meninggalkan jejak. Jejak itu bukan hanya tercatat dalam struktur kepengurusan, tetapi juga dalam ingatan masyarakat tentang apa yang telah dilakukan.
DPC dan DPAC PKB Sidoarjo masa khidmat 2026–2031 akan dikukuhkan dalam rangkaian Pengukuhan Pengurus DPC dan DPAC, Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), serta Orientasi Politik DPC PKB Sidoarjo, yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sun City Sidoarjo, Ahad, 4 Oktober 2026.
Di bawah kepemimpinan H. Riza Ali Faizin, M.Pd.I, jajaran pengurus baru akan memasuki fase baru perjalanan organisasi.
Pesan dari Ketua PCNU Sidoarjo pun menjadi bekal moral: berjuang, berkhidmat, bersinergi, dan memastikan keberadaan PKB benar-benar memberikan kemanfaatan serta kemaslahatan bagi masyarakat Sidoarjo.
Karena pada akhirnya, politik yang dekat dengan rakyat bukan hanya tentang seberapa besar kekuatan yang dimiliki.
Tetapi tentang seberapa besar manfaat yang mampu diberikan.






