Beranda / Daerah / DPRD Sidoarjo “Hajar” Pemkab 3-1, Laga Persahabatan Berlangsung Sengit hingga Selebrasi ala CR7

DPRD Sidoarjo “Hajar” Pemkab 3-1, Laga Persahabatan Berlangsung Sengit hingga Selebrasi ala CR7

Sidoarjo,baratapersada.com.        Lapangan hijau Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat sore (7/8/2026), mendadak menjadi arena pertarungan gengsi dua institusi penting di Kabupaten Sidoarjo. Bukan rapat paripurna, bukan pula adu argumentasi di ruang sidang. Kali ini, para wakil rakyat DPRD Kabupaten Sidoarjo dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo beradu strategi dan stamina melalui pertandingan sepak bola persahabatan.

Hasilnya cukup mengejutkan. Tim DPRD Sidoarjo sukses menumbangkan tim Pemkab Sidoarjo dengan skor telak 3-1, setelah pada babak pertama kedua kesebelasan bermain imbang tanpa gol, 0-0.

Pertandingan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, namun tetap menyajikan tensi permainan yang cukup tinggi. Bahkan, pola serangan, duel antarpemain, hingga selebrasi gol membuat laga persahabatan itu terasa seperti pertandingan profesional.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, yang akrab disapa Cak Nasih, sejak sebelum pertandingan sudah memasang target kemenangan bagi timnya.

Babak Pertama Tanpa Gol, Duel Berlangsung Ketat

Sejak peluit awal dibunyikan, tim DPRD Sidoarjo tampil agresif. Pola permainan mengandalkan kombinasi umpan pendek dan umpan panjang menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Pemkab.

Di lini tengah, Sullamul Hadi Nurmawan, yang akrab disapa Abah Wawan, berperan penting dalam mengatur aliran bola. Sementara itu, para pemain depan terus mencoba mencari celah di lini pertahanan Pemkab.

Namun, tim Pemkab Sidoarjo juga tidak tinggal diam. Sejumlah serangan berhasil dibangun, terutama melalui pergerakan Bupati Sidoarjo Subandi yang diplot sebagai pemain depan.

Untuk meredam pergerakan tersebut, Cak Nasih yang juga menjadi manajer sekaligus pelatih tim DPRD memberikan tugas khusus kepada Anang Siswandoko untuk mengawal ketat Subandi.

Anang bahkan harus bekerja keras memutus aliran bola sebelum Subandi memasuki area berbahaya.

“Ya saya ditugasi mengawal dan menghalau serangan Pak Bandi. Bahaya kalau Pak Bandi berhasil lolos serangannya. Bisa kebobolan kita,” kata Anang.

Strategi tersebut cukup efektif. Berulang kali serangan Pemkab berhasil dipatahkan sebelum membahayakan gawang DPRD.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor tetap 0-0.

Babak Kedua Makin Panas, DPRD Mulai Menggila

Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Tim DPRD mulai meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Moch. H. Dhamroni Chudlori ke lapangan.

Kehadiran Dhamroni langsung memberikan warna berbeda bagi lini serang DPRD.

Serangan demi serangan mulai dilancarkan. Sementara tim Pemkab mencoba mengubah strategi. Subandi beberapa kali mencoba melakukan eksekusi dari luar kotak penalti setelah pola serangan melalui permainan pendek kerap berhasil dipatahkan pertahanan DPRD.

Pertandingan pun semakin menarik perhatian. Para pemain terlihat saling berebut bola dengan intensitas tinggi, meski tetap dalam bingkai pertandingan persahabatan.

Di tengah pertandingan, tensi sempat meningkat ketika Anang Siswandoko terjatuh setelah terkena bola yang ditendang ke arah tubuhnya.

Dhamroni Borong Dua Gol, Selebrasi ala Cristiano Ronaldo

Momentum kemenangan DPRD akhirnya datang pada babak kedua.

Serangan yang dibangun dari lini tengah berhasil membuka ruang di pertahanan Pemkab. Dhamroni Chudlori tampil efektif dan sukses mencetak dua gol untuk membawa DPRD unggul.

Setiap kali berhasil menjebol gawang lawan, suasana lapangan langsung bergemuruh.

Dhamroni bahkan melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo, menambah kemeriahan pertandingan yang sejak awal memang dikemas sebagai ajang silaturahmi antarlembaga.

Satu gol lainnya kemudian disumbangkan M. Raffi Wibisono pada menit-menit akhir pertandingan setelah terjadi kemelut di dalam kotak penalti.

Tim Pemkab hanya mampu membalas satu gol melalui Budi.

Hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor menunjukkan DPRD Sidoarjo 3, Pemkab Sidoarjo 1.

Kemenangan tersebut menjadi catatan manis bagi tim DPRD, sekaligus menegaskan bahwa para wakil rakyat ternyata tidak hanya piawai berdebat dan membahas kebijakan di ruang sidang, tetapi juga mampu menunjukkan kekompakan di atas lapangan hijau.

Bukan Sekadar Menang, Ada Pesan Kebersamaan

Di balik skor 3-1, pertandingan tersebut memiliki pesan yang lebih besar. Sepak bola dijadikan ruang untuk mencairkan komunikasi antara DPRD dan Pemkab Sidoarjo yang selama ini lebih banyak bertemu dalam forum formal pemerintahan.

Cak Nasih menegaskan, pertandingan persahabatan tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Pertandingan persahabatan ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus membangun komunikasi yang lebih mencair antara DPRD dengan Pemkab di luar rutinitas pekerjaan masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, lapangan sepak bola juga menjadi tempat untuk menunjukkan bahwa tidak ada sekat antara pimpinan, anggota dewan maupun staf.

“Di pertandingan persahabatan ini masing-masing menunjukkan tidak ada sekat atau jarak antara pimpinan, anggota dewan dan staf DPRD. Di lapangan sepak bola, semuanya sama dan berkolaborasi solid untuk memenangi pertandingan,” pungkas Abdillah Nasih.

Setelah Pemkab, Siapa Lawan Berikutnya?

Kemenangan atas Pemkab ternyata tidak ingin dijadikan akhir dari agenda olahraga DPRD Sidoarjo.

Cak Nasih berharap pertandingan serupa dapat digelar secara berkala dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari insan pers hingga aparat keamanan.

“Nantinya di event-event tertentu, entah tiga bulan sekali atau berapa bulan sekali, tim kita bisa tanding persahabatan dengan tim wartawan, tim Kodim atau tim Polresta,” kata Abdillah Nasih.

Dengan demikian, pertandingan sepak bola tersebut bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah.

Lebih dari itu, lapangan hijau menjadi ruang untuk membangun kedekatan, memperkuat komunikasi, dan merawat sinergi antarlembaga di Kabupaten Sidoarjo.

Hari itu DPRD memang menang 3-1 atas Pemkab. Namun, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika persaingan di lapangan justru mampu melahirkan kebersamaan di luar lapangan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *