baratapersada.com
Jombang// Terpilihnya KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031 di Jombang mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat.
Ucapan selamat dan sukses salah satunya disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Kusumo Adi Nugroho, SE. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus doa agar Gus Kikin mampu menjalankan amanah besar tersebut dengan penuh ketulusan dan kebijaksanaan.
“Atas nama keluarga besar IKBA Untag Surabaya, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin atas terpilihnya sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 di Jombang,” ujar Kusumo.
Menurutnya, terpilihnya Gus Kikin bukan hanya menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi Nahdlatul Ulama, tetapi juga membawa harapan besar bagi masyarakat luas. NU, kata dia, memiliki sejarah panjang dalam kehidupan keagamaan, sosial, pendidikan dan kebangsaan di Indonesia.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kesehatan, kekuatan, perlindungan dan kemudahan kepada Gus Kikin dalam mengemban amanah yang begitu besar ini,” tuturnya.
Kusumo berharap kepemimpinan Gus Kikin mampu semakin memperkuat NU sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat dan konsisten menghadirkan kemaslahatan.
“Harapan kita sederhana, NU ke depan semakin maju, semakin solid dan semakin memberikan manfaat. Semoga NU tetap menjadi rumah besar yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat serta menjadi kekuatan yang ikut menjaga persatuan dan kerukunan bangsa,” katanya.
Melanjutkan Perjuangan dan Khidmah Para Ulama
Lebih lanjut, Kusumo menilai perjalanan panjang NU tidak dapat dilepaskan dari peran para ulama, kiai dan santri yang selama ini mengabdikan diri untuk umat dan bangsa.
Menurutnya, kepemimpinan Gus Kikin diharapkan mampu meneruskan tradisi khidmah tersebut dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan.
“NU memiliki warisan perjuangan yang sangat panjang. Para ulama terdahulu telah memberikan teladan bahwa ilmu harus disertai pengabdian dan kekuatan harus digunakan untuk memberikan manfaat. Semoga semangat itu terus hidup dalam kepemimpinan Gus Kikin,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh elemen Nahdliyin dapat bersama-sama mendukung kepemimpinan baru PBNU dan menjaga persaudaraan.
“Perbedaan dalam proses organisasi adalah hal yang wajar. Tetapi setelah proses tersebut selesai, mari kita kembali bersatu. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat tali silaturahmi terputus. Justru sekarang saatnya kita bergandengan tangan membesarkan NU,” tegas Kusumo.
Pendidikan dan Generasi Muda Jadi Perhatian
Sebagai Ketua IKBA Untag Surabaya, Kusumo juga menaruh harapan agar NU semakin memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan dan generasi muda.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Kemajuan teknologi dan perubahan sosial membutuhkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga membangun karakter, akhlak dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Kita berharap NU terus memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk belajar, berkembang, berkarya dan mengabdi. Dengan pendidikan yang kuat dan karakter yang baik, insyaallah akan lahir generasi penerus yang mampu membawa Indonesia semakin maju,” ujarnya.
Kusumo menambahkan, sinergi antara pesantren, lembaga pendidikan, perguruan tinggi dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan yang dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
“Semoga kepemimpinan Gus Kikin mampu memperkuat sinergi tersebut. NU harus terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi dan pemberdayaan umat,” katanya.
Doa untuk Gus Kikin dan NU
Di penghujung pernyataannya, Kusumo kembali menyampaikan doa dan harapan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PBNU.
Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, kesabaran dan keteguhan hati kepada Gus Kikin. Semoga setiap langkah beliau senantiasa mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT,” ucapnya.
“Selamat dan sukses kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, istiqamah dalam berkhidmah dan mampu membawa NU semakin maju, semakin bermartabat serta semakin besar manfaatnya bagi umat, bangsa dan negara,” pungkas Kusumo.
Terpilihnya Gus Kikin di Jombang kini membawa harapan baru bagi perjalanan NU lima tahun ke depan. Harapan agar organisasi yang lahir dari tradisi ulama dan pesantren tersebut terus menjadi kekuatan moral yang meneduhkan, merawat persaudaraan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena sejatinya, kepemimpinan bukan tentang seberapa tinggi seseorang berada, melainkan seberapa jauh ia mampu menundukkan hati untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi sesama.





