Beranda / Entertainment / “Bukan Sekadar Goyang! IDJ Cetak Talenta Muda, Duta Dangdut Jatim Disiapkan Tembus Nasional-Internasional”

“Bukan Sekadar Goyang! IDJ Cetak Talenta Muda, Duta Dangdut Jatim Disiapkan Tembus Nasional-Internasional”

baratapersada.com

Sidoarjo // Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) kembali membuka panggung bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan prestasi. Melalui IDJ Mencari Bintang dan Duta Dangdut 2026, para talenta muda dari berbagai kategori berkompetisi sekaligus mendapatkan ruang pembinaan di dunia seni dangdut.

Malam puncak kegiatan tersebut digelar Minggu (27/9/2026) malam, di Panggung Kreasi dan Pendopo Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Jalan Sultan Agung Nomor 34, Magersari, Sidoarjo.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga dirangkai dengan santunan anak yatim piatu sebagai bagian dari kepedulian sosial IDJ.

Insan Dangdut Jawa Timur merupakan organisasi yang didirikan oleh Raden Ayu Hj. Sri Setyo Pertiwi, atau yang akrab disapa Ning Tiwik. Kehadiran IDJ menjadi wadah bagi insan dangdut untuk mengembangkan bakat, kreativitas, pembinaan, serta prestasi generasi muda melalui seni dangdut.

Sejumlah undangan turut menghadiri malam puncak tersebut, di antaranya perwakilan Kodim 0816 Sidoarjo, PAMDI Jawa Timur, PAMDI Tulungagung, tokoh masyarakat, FKPPI Sidoarjo, pelaku usaha entertainment, serta perwakilan KORMI Sidoarjo.

Tiga Kategori Lahirkan Juara

Persaingan para peserta berlangsung meriah hingga akhirnya dewan juri menetapkan para pemenang.

Untuk kategori Putri Duta Dangdut IDJ 2026, juara diraih:

Juara 1: Aqila Syafa
Juara 2: Deby Lorenza
Juara 3: Zahra Alora

Kategori Putra Duta Dangdut IDJ 2026:

Juara 1: Khalif Ardiansy
Juara 2: Erlangga
Juara 3: Moch Rafi

Sedangkan kategori Putri Duta Cilik 2026:

Juara 1: Alin Mahil
Juara 2: Gea Putri Mahesa
Juara 3: Verlita

Para pemenang kemudian menerima mahkota, piagam penghargaan, trofi, serta dana pendidikan. Sorak-sorai penonton mengiringi para juara ketika naik ke atas panggung menerima penghargaan.

Aqila Syafa: Juara Berkat Latihan

Juara 1 Putri Duta Dangdut IDJ 2026, Aqila Syafa, mengaku bahagia atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa meraih juara 1 sebagai Putri Duta Dangdut IDJ tahun 2026,” ujar Aqila.

Pelajar kelas XII SMA Al Islam Krian itu mengungkapkan bahwa latihan menjadi salah satu persiapan utama sebelum mengikuti kompetisi.

Menurutnya, dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan bakatnya. Sang ibu diketahui memiliki sekolah musik entertainment di Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian.

Aqila berharap generasi muda tidak berhenti berlatih dan terus membawa dangdut ke tingkat yang lebih luas.

“Saya berpesan kepada adik-adik generasi penerus agar semakin semangat dan meningkatkan kariernya, sehingga dangdut bisa ke kancah nasional dan internasional serta dikenal masyarakat luas,” tuturnya.

Khalif Punya Target Jadi Artis

Sementara itu, juara 1 Putra Duta Dangdut IDJ 2026, Khalif Ardiansy, juga mengungkapkan perjuangannya sebelum meraih juara.

Pelajar kelas V SDN Karangpilang 1 Surabaya tersebut mengaku rutin mengikuti les vokal di Sidoarjo.

“Untuk meraih juara satu kategori Putra Duta Dangdut IDJ 2026 saya berlatih terus di tempat les vokal di Sidoarjo,” kata Khalif.

Usai menyandang gelar juara, Khalif memiliki cita-cita untuk terus mengembangkan kemampuan bernyanyi.

“Usai menjadi juara saya berharap bisa menjadi artis yang terkenal,” ungkapnya.

IDJ Ingin Bangun Citra Dangdut yang Bermartabat

Ketua Insan Dangdut Jawa Timur, Ayunda Goba Maksum, menjelaskan bahwa kegiatan IDJ Mencari Bintang dan Duta Dangdut merupakan program kerja tahunan IDJ.

Menurut Ayunda, para duta dangdut yang terpilih nantinya memiliki peran untuk menyampaikan pesan bahwa dangdut dapat menjadi seni yang bermartabat dan berakhlak.

“Duta dangdut nantinya memiliki tugas untuk sosialisasi bahwa dangdut itu bermartabat dan berakhlak. Sedangkan IDJ Mencari Bintang akan dibawa ke jenjang nasional,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembinaan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar mampu berprestasi sekaligus menunjukkan bahwa dangdut dapat menjadi bagian dari kegiatan seni yang positif.

“Pembinaan-pembinaan seperti ini bertujuan supaya dangdut itu berprestasi dan menjadikan barometer bahwasannya dangdut itu tidak negatif tetapi positif,” jelasnya.

Ayunda juga berharap pemerintah Jawa Timur, khususnya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan IDJ.

“Saya berharap pemerintah Jawa Timur khususnya Sidoarjo bisa memberikan dukungan kegiatan kami karena kegiatan kami juga mengangkat nama daerah,” katanya.

Ia menambahkan, para duta dangdut nantinya diharapkan dapat membawa pesan dangdut bermartabat ke berbagai daerah. Sementara program IDJ Mencari Bintang akan diarahkan menuju jenjang kompetisi dan prestasi yang lebih luas.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini para duta dangdut bisa memberikan sosialisasi terkait dangdut bermartabat ke daerah-daerah. Sedangkan IDJ Mencari Bintang akan kita bawa ke jenjang prestasi nasional dan internasional,” pungkas Ayunda.

Malam puncak IDJ 2026 menjadi momentum bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi. Di tengah meriahnya panggung dangdut, pesan yang dibawa IDJ juga menempatkan pembinaan, pendidikan, kepedulian sosial, dan prestasi generasi muda sebagai bagian dari kegiatan.

Malam puncak IDJ Mencari Bintang dan Duta Dangdut 2026 bukan sekadar seremoni penobatan juara. Setelah kompetisi berakhir, pekerjaan berikutnya justru dimulai: membina para pemenang agar tidak berhenti sebagai nama di atas trofi.

Para duta dangdut yang terpilih diproyeksikan menjadi bagian dari gerakan dangdut bermartabat dan berprestasi, sekaligus membawa nama Sidoarjo dan Jawa Timur ke panggung yang lebih luas. Sementara program IDJ Mencari Bintang akan diarahkan menuju jenjang nasional hingga internasional.

Dengan lahirnya talenta-talenta muda seperti Aqila Syafa, Khalif Ardiansy, Alin Mahil dan para juara lainnya, panggung dangdut Jawa Timur kini memiliki regenerasi baru yang siap ditempa. Tinggal bagaimana pembinaan berkelanjutan, dukungan keluarga, dunia entertainment, masyarakat, serta pemerintah dapat mengawal potensi tersebut agar benar-benar berkembang menjadi prestasi.

Dari panggung Sidoarjo, suara generasi muda mulai bergema. Bukan sekadar mengejar popularitas, tetapi membawa dangdut menjadi ruang kreativitas, prestasi, pendidikan, dan kebanggaan Jawa Timur.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *