baratapersada.com
Gresik// 28 Agustus 2026, Semangat kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang terbebasnya sebuah bangsa dari penjajahan. Bagi umat Kristiani, kemerdekaan juga memiliki makna rohani, yakni kebebasan untuk meninggalkan belenggu dosa dan menjalani kehidupan dalam pengharapan bersama Tuhan.
Pesan tersebut akan menjadi bagian utama dalam Ibadah Padang POS PI Harvest Ministry, Gereja Gerakan Pentakosta, yang akan digelar di Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan, Gresik, Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema “Merdeka Dari Perbudakan Dosa”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi jemaat, keluarga, maupun masyarakat umum untuk sejenak meninggalkan kesibukan dan pergumulan kehidupan, kemudian datang mendekat kepada Tuhan.
Di tengah suasana pantai dengan hamparan pasir putih, angin laut dan suara deburan ombak, ibadah tersebut ingin menghadirkan suasana yang berbeda. Bukan sekadar berkumpul dan beribadah, tetapi menjadi ruang perenungan, pemulihan dan penguatan iman.
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia kerap menghadapi berbagai bentuk belenggu. Kekhawatiran, luka masa lalu, rasa bersalah, kebiasaan buruk hingga beban kehidupan terkadang membuat seseorang kehilangan ketenangan dan harapan.
Melalui tema “Merdeka Dari Perbudakan Dosa”, POS PI Harvest Ministry mengajak umat untuk memahami bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya kebebasan secara jasmani, tetapi juga kebebasan rohani yang membawa manusia kembali kepada Tuhan.
“Kami rindu setiap orang yang datang pulang dengan hati yang lega. Merdeka dari rasa bersalah, merdeka dari belenggu dosa, dan mulai melangkah dalam pengharapan baru bersama Tuhan,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Ibadah Digelar di Tepi Pantai
Ibadah Padang POS PI Harvest Ministry akan dilaksanakan di Wisata Pantai Pasir Putih Dalegan, Gresik.
Peserta dijadwalkan tiba sekitar pukul 10.30 WIB, sedangkan ibadah akan dimulai pada pukul 12.30 WIB.
Pemilihan lokasi terbuka di kawasan pantai diharapkan memberikan suasana yang lebih dekat dengan alam sekaligus menciptakan ruang kebersamaan bagi seluruh peserta.
Dr. dr. Andre Yulius Layani Firman Tuhan
Dalam ibadah tersebut, pelayanan Firman Tuhan akan disampaikan oleh Dr. dr. Andre Yulius, S.Th., M.PdK., MH., CPLA.
Sementara itu, pujian dan penyembahan akan dipimpin oleh Ev. Ingvie sebagai Worship Leader bersama Sdri. Angel sebagai singer.
Melalui pelayanan Firman, pujian dan penyembahan, peserta diharapkan tidak hanya menikmati suasana kebersamaan di pantai, tetapi juga mendapatkan penguatan iman dan pengalaman rohani yang bermakna.
Terbuka untuk Jemaat dan Masyarakat Umum
Ibadah Padang ini terbuka bagi jemaat, keluarga serta masyarakat umum di Gresik dan sekitarnya yang ingin beribadah dan mengikuti rangkaian kegiatan.
Tidak ada tiket khusus untuk mengikuti ibadah. Peserta cukup datang dengan hati yang rindu bersekutu, berdoa dan mengalami pemulihan dari Tuhan.
Momentum bulan kemerdekaan Indonesia menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki makna yang luas. Bangsa Indonesia telah merayakan kemerdekaan sebagai sebuah negara, sementara secara rohani umat diajak untuk terus memperjuangkan kehidupan yang bebas dari belenggu dosa.
Dari tepian Pantai Dalegan, pesan itu akan digaungkan: kemerdekaan sejati bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang keberanian meninggalkan segala sesuatu yang mengikat hati dan kembali berjalan dalam kasih serta pengharapan kepada Tuhan.






