baratapersada.com
Sidoarjo// Hari Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran manusia mulia yang menjadi teladan bagi seluruh umat. Lebih dari itu, Maulid Nabi menjadi saat yang tepat untuk kembali menata hati, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah suasana penuh keberkahan tersebut, Dr.dr. Andre Yulius, M.Pd., M.H, seorang pengusaha sekaligus sosok yang dikenal sebagai Dokter Idola Rakyat, bersama istri tercintanya Yosie Iriyanti, A.Md., menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 24 Agustus 2026 atau 11 Rabiul Awal 1448 H.
Dengan penuh ketulusan, keduanya mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperbanyak kebaikan dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.
Dalam keterangannya, Dr.dr. Andre Yulius, M.Pd., M.H mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan contoh luar biasa tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan penuh kasih sayang, kesabaran, kejujuran dan kepedulian terhadap sesama.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 24 Agustus 2026, 11 Rabiul Awal 1448 H. Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin mencintai Rasulullah SAW, memperkuat iman dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Menurut Andre, kehidupan Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang bukan hanya diukur dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.
Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah hendaknya diwujudkan melalui perbuatan nyata, mulai dari menjaga silaturahmi, menghormati orang lain, membantu mereka yang membutuhkan hingga senantiasa menebarkan kedamaian di tengah masyarakat.
“Semoga peringatan Maulid Nabi ini mengetuk hati kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita belajar dari Rasulullah SAW untuk selalu berkata baik, berbuat baik dan memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya.
Yosie: Jadikan Cinta kepada Rasulullah sebagai Jalan Menebar Kebaikan
Sementara itu, Yosie Iriyanti, A.Md., istri tercinta Dr.dr. Andre Yulius, turut menyampaikan ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh masyarakat.
Menurut Yosie, kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Semoga kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh dan menjadi kekuatan bagi kita untuk selalu menebarkan kebaikan, kasih sayang dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.
Yosie juga mengajak masyarakat untuk tidak lelah berbuat baik, meskipun melalui hal-hal kecil. Sebab, kebaikan yang dilakukan dengan ketulusan dapat menjadi cahaya bagi orang lain dan membawa keberkahan bagi kehidupan.
“Semoga Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini membawa kedamaian, kebahagiaan dan keberkahan bagi seluruh keluarga dan masyarakat. Mari kita saling menguatkan, saling membantu dan menjaga persaudaraan,” ungkapnya.
Dari Maulid Nabi untuk Kehidupan yang Lebih Bermakna
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhirnya menjadi pengingat bahwa kehidupan akan terasa lebih indah ketika diisi dengan kasih sayang dan kepedulian.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menyayangi yang lemah, menghormati sesama, memaafkan kesalahan, menjaga persaudaraan dan selalu menghadirkan kebaikan di mana pun berada.
Pesan itulah yang diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Bukan hanya pada saat Maulid Nabi, tetapi setiap hari dan dalam setiap langkah kehidupan.
Dr.dr. Andre Yulius, M.Pd., M.H bersama Yosie Iriyanti, A.Md. berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi jalan bagi seluruh masyarakat untuk semakin dekat kepada Allah SWT dan semakin mencintai Rasulullah SAW.
“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 24 Agustus 2026, 11 Rabiul Awal 1448 H. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan dan ketenteraman. Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW menjadi cahaya yang menuntun kita untuk terus berbuat baik dan bermanfaat bagi sesama.”
Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi tentang menghadirkan keteladanan beliau dalam setiap denyut kehidupan.






