Keluarga besar Sulaiman, S.Sos menyampaikan ucapan selamat dan sukses. Amanah baru Gus Obey diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
baratapersada.com
Sidoarjo// Amanah baru resmi berada di pundak Gus Obey Sa’ad Nobel, S.M. Setelah dikukuhkan sebagai Bendahara DPAC PKB Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, ucapan selamat dan dukungan mengalir dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari keluarga besar Sulaiman, S.Sos, yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar Gus Obey mampu menjalankan amanah organisasi tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Bagi Sulaiman, sebuah jabatan dalam organisasi bukan sekadar posisi struktural. Di baliknya terdapat tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan, membangun kebersamaan dan ikut memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pernyataannya, Sulaiman, S.Sos menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Gus Obey Sa’ad Nobel.
“Kami dari keluarga besar Sulaiman, S.Sos mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya Gus Obey Sa’ad Nobel, S.M sebagai Bendahara DPAC PKB Kecamatan Tulangan. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, diberikan kelancaran dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” ujar Sulaiman.
Ia menegaskan, amanah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan organisasi di tingkat kecamatan. Terlebih, posisi bendahara memiliki tanggung jawab penting dalam mendukung roda organisasi agar berjalan tertib dan baik.
Sulaiman juga berharap Gus Obey dapat terus mengedepankan komunikasi, kebersamaan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Semoga semakin memperkuat kebersamaan, soliditas dan kerja organisasi di Kecamatan Tulangan. Yang terpenting adalah bagaimana setiap amanah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Amanah
Pengukuhan Gus Obey Sa’ad Nobel sebagai Bendahara DPAC PKB Kecamatan Tulangan menjadi momentum untuk menjalankan tanggung jawab baru di tengah dinamika organisasi.
Dukungan keluarga besar Sulaiman tersebut sekaligus menjadi pesan agar amanah kepengurusan tidak berhenti pada seremoni pengukuhan, tetapi diterjemahkan melalui kerja organisasi dan komunikasi yang dekat dengan masyarakat.
Kini, tanggung jawab baru berada di pundak Gus Obey Sa’ad Nobel. Harapannya sederhana namun penting: amanah dijaga, organisasi diperkuat, dan keberadaan partai tetap memberi ruang bagi kemanfaatan masyarakat.






